Berlatih menulis satu paragraf merupakan langkah awal menulis. Oleh karena itu, setiap orang wajib memulai latihan menulis dari tahap ini.
Sayangnya, tidak setiap orang telaten memulai dari langkah ini. Rata-rata setiap orang ingin cepat-cepat menulis banyak paragraf. Akibatnya, sampai kapan pun dia tidak bisa menulis secara kreatif dan produktif.
Satu paragraf terdiri dari banyak kalimat, tetapi sebenarnya kalimat-kalimat itu terdiri dua kelompok. Pertama, kalimat yang berfungsi sebagai pokok pikiran utama (PPU). Dalam satu paragraf hanya terdiri dari satu pokok pikiran utama, tidak boleh lebih. Kedua, kalimat-kalimat yang berfungsi sebagai pokok pikiran penjelas (PPP). Pokok pikiran penjelas ini fungsinya menjelaskan pokok pikiran utama. Oleh karena itu, dalam satu paragraf boleh terdiri dari satu atau lebih pokok pikiran penjelas.
Berikut ini contoh paragraf yang terdiri dari satu PPU dan lebih dari satu PPP.
"Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari lima daerah tingkat dua. Pertama adalah Kota Yogyakarta. Kedua adalah Kabupaten Bantul. Ketiga adalah Kabupaten Sleman. Keempat adalah Kabupaten Gunungkidul. Kelima adalah Kabupaten Kulonprogo".
Tampaknya, membuat satu paragraf sangat mudah. Yaaa...memang mudah. Contoh tersebut sengaja saya buat dari yang paling mudah. Kelak, kita berlatih yang lebih rumit. Sekarang saatnya Anda mencoba dari yang paling mudah tersebut. Langkah pertama, buatlah satu buah kalimat sebagai PPU terlebih dahulu. Setelah itu, buatlah satu kalimat atau lebih sebagai PPP.