25 Juni 2011

SELAMAT DATANG

Kami mengucapkan "Selamat Datang" kepada para pembaca di blogger ini. Kami senang Anda mau meluangkan waktu guna membaca tulisan-tulisan kami. 

Blogger ini berisi informasi yang bermanfaat bagi Anda, terutama para mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling IKIP PGRI Wates, Yogyakarta. Informasi yang kami muat meliputi antara lain materi perkuliahan dan pengumuman sekitar kegiatan perkuliahan. 

Semoga informasi yang kami tayangkan bermanfaat bagi Anda.

English Corner

Many years ago, a friend of mine -say Bom Bom- asked a question to me, "Bro, don't you think that getting married needs much money?" I did not answer this question for a moment, yet I just smiled on him. "It does not make a sense marrying a woman with such a lower monthly-income you have", he commented.

The dialog occured in 1989, when I was 29. I got married 14 months earlier, during which my monthly income as a new lecturer was less than two hundried thousand rupiahs. Therefore, it was normal if he -Bom Bom- disagreed with it. My sallary was not enough for fullfiling our needs.

Bom Bom was my classmate on a post graduate program in U.S., and not married yet. Two years latter he continued his study in a doctorate degree. 

We did not keep in contact for many years until we met again on a reunion two weeks ago. "How many kids do you have, Bom?", I questioned him. "None", he answered. "Let alone a kid, I have not married", he continued. "Wow...really? So..with whom do you sleep in night?", I asked. Surprisingly he said, "My diploma". Haaaa...?

11 Juni 2011

Berlatih Menulis Satu Paragraf

Berlatih menulis satu paragraf merupakan langkah awal menulis. Oleh karena itu, setiap orang wajib memulai latihan menulis dari tahap ini.

Sayangnya, tidak setiap orang telaten memulai dari langkah ini. Rata-rata setiap orang ingin cepat-cepat menulis banyak paragraf. Akibatnya, sampai kapan pun dia tidak bisa menulis secara kreatif dan produktif.

Satu paragraf terdiri dari banyak kalimat, tetapi sebenarnya kalimat-kalimat itu terdiri dua kelompok. Pertama, kalimat yang berfungsi sebagai pokok pikiran utama (PPU). Dalam satu paragraf hanya terdiri dari satu pokok pikiran utama, tidak boleh lebih. Kedua, kalimat-kalimat yang berfungsi sebagai pokok pikiran penjelas (PPP). Pokok pikiran penjelas ini fungsinya menjelaskan pokok pikiran utama. Oleh karena itu, dalam satu paragraf boleh terdiri dari satu atau lebih pokok pikiran penjelas.

Berikut ini contoh paragraf yang terdiri dari satu PPU dan lebih dari satu PPP.

"Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari lima daerah tingkat dua. Pertama adalah Kota Yogyakarta. Kedua adalah Kabupaten Bantul. Ketiga adalah Kabupaten Sleman. Keempat adalah Kabupaten Gunungkidul. Kelima adalah Kabupaten Kulonprogo".

Tampaknya, membuat satu paragraf sangat mudah. Yaaa...memang mudah. Contoh tersebut sengaja saya buat dari yang paling mudah. Kelak, kita berlatih yang lebih rumit. Sekarang saatnya Anda mencoba dari yang paling mudah tersebut. Langkah pertama, buatlah satu buah kalimat sebagai PPU terlebih dahulu. Setelah itu, buatlah satu kalimat atau lebih sebagai PPP.